Perdana Singapura Buka Pintu,Begini Kondisi Pelabuhan Batam Center.

Perdana Singapura Buka Pintu,Begini Kondisi Pelabuhan Batam Center.
Foto,Pelabuhan Batam Center

Go-Batam.co,Implementasi travel corridor arrangement (TCA) antara Indonesia dan Singapura dimulai pada Senin (26/10/2020).

Jalur TCA yang telah dibuka ini memungkinkan para pebisnis atau diplomat untuk melakukan perjalanan antar dua negara yang saling berbatasan tersebut, yakni Indonesia dan Singapura.

Pelabuhan Internasional Batam Center menjadi salah satu pintu masuk TCA dengan jalur dari Tanah Merah menuju Batam.

Kendati telah diberlakukan per tanggal 26 Oktober 2020, namun suasana Pelabuhan Internasional Batam Center masih sepi. Sekitar pukul 10:00 WIB, tak tampak satu pun pengunjung yang memadati lokasi.

Sementara itu, salah seorang petugas agen kapal Batam Fast, Nasran, mengakui, jadwal kapal ferry masih sama seperti sebelumnya, yakni satu kali keberangkatan dan kedatangan dalam satu hari.

Batam Fast pun masih menerapkan sistem hari ganjil - genap dengan operator kapal lainnya, yakni Sindo Ferry. Adapun jadwal keberangkatan kapal Batam Fast pada pukul 9:20 WIB dan kedatangan pukul 12:30 WIB di hari genap.

"Biasanya (sebelum pandemi) pelayaran bisa sampai 15 kali per hari, sekarang cuma satu kali," ujar Nasran.

Sementara itu, Sindo Ferry berangkat tiap pukul 10:45 WIB, dan datang pada pukul 13:20 WIB di hari ganjil. Keduanya bertolak dengan tujuan Tanah Merah, Singapura.

Sedangkan jumlah penumpang, menurut Nasran masih terbilang sedikit. Ia menyatakan, dengan bertepatan dibukanya jalur TCA, tidak serta merta membuat jumlah penumpang meningkat drastis.

"Kami belum disosialisasikan tentang TCA itu," ungkapnya.

Saat ini, para calon penumpang yang hendak membeli tiket kapal diwajibkan membawa serta berkas-berkas yang dibutuhkan, seperti surat hasil pemeriksaan PCR dalam kurun waktu 72 jam, surat permit atau ijin tinggal, serta mengisi formulir Electronic Health Declaration.

"Tarif tiket kapal masih harga normal," tambah nasran"